Makanan yang Mengandung Vitamin C

Vitamin C atau juga disebut dengan nama asam askorbat merupakan jenis vitamin yang larut dalam air. Tubuh kita tidak bisa mendapatkan vitamin C secara langsung dan asupan vitamin ini bisa didapatkan dari berbagai jenis makanan yang mengandung vitamin C. Vitamin C memiliki peran yang sangat besar untuk tubuh terutama untuk menjaga kesehatan. Dibawah ini adalah manfaat vitamin C untuk tubuh.

  1. Vitamin C termasuk dalam salah satu jenis antioksidan yang berperan untuk menangkal radikal bebas yang masuk ke tubuh. Sehingga vitamin C bisa berfungsi untuk mencegah kanker dan penyakit degeneratif.
  2. Tubuh memerlukan vitamin C untuk melakukan pertumbuhan jaringan pada seluruh bagian tubuh. Vitamin C akan digunakan oleh kolagen dan protein untuk membangun tulang rawan, mengatur aliran darah, dan memelihara pembuluh darah.
  3. Vitamin C juga berperan untuk menjaga sistem kekebalan tubuh, mengatur kadar gula dalam darah, mencegah penyakit diabetes, dan melawan berbagai jenis virus yang masuk ke tubuh.
  4. Vitamin C berfungsi untuk menjaga kesehatan mata dan melindungi kesehatan gusi.

Gejala Kekurangan Vitamin C

Kekurangan vitamin C biasanya memang jarang terjadi, karena vitamin C bisa didapatkan dari berbagai macam asupan. Namun beberapa orang bisa termasuk dalam golongan kekurangan vitamin C. Berikut ini beberapa gejala yang disebabkan karena kekurangan vitamin C.

  1. Kondisi rambut yang pecah dan kering sehingga terlihat kusut.
  2. Timbul penyakit gigi dan gusi seperti radang gusi (hal ini membuat gusi mudah mengeluarkan darah)
  3. Kulit tidak terlihat sehat seperti timbul bercak warna, bersisik, kasar dan mudah mendapat bekas.
  4. Tubuh tidak bisa menangkal infeksi dan sering mimisan.
  5. Kekurangan vitamin C juga dapat menyebabkan beberapa jenis penyakit seperti stroke, kanker, penyakit tulang, hipertensi dan radang empedu.

Makanan Sumber Vitamin C

Vitamin C memiliki peran yang sangat besar untuk menunjang kesehatan tubuh. Kekurangan vitamin C dapat menyebabkan gejala dan gangguan penyakit berat yang sulit untuk diatasi. Kita perlu untuk menjaga asupan nutrisi yang mengandung vitamin C. Konsumsi makanan yang mengandung vitamin C secara teratur dapat memenuhi kebutuhan vitamin C harian. Kebutuhan vitamin C untuk orang dewasa sekitar  60mg/hari, sementara untuk ibu hamil 70mg/ hari, ibu menyusui memerlukan 95 mg/hari. Sementara anak – anak membutuhkan vitamin C sebesar 45 – 50 mg/hari. Berikut ini adalah makanan yang mengandung sumber vitamin C tinggi dan penting untuk tubuh.

Kategori Buah-buahan

  1. Jambu Merah (378 mg / 60 gram)

Jambu merah bisa ditemukan sepanjang musim di Indonesia. Jambu merah memiliki struktur seperti jenis jambu biasa, hanya saja jambu ini memiliki rasa yang lebih manis , bau harum dan warna merah pada daging buah. Jambu merah banyak dikonsumsi sebagai jus alami yang menyegarkan. Selain itu dalam setiap 60 gram jambu merah juga ditemukan 9 gram serat, 4,1 gram protein dan 100 kalori. Jumlah nutrisi ini sangat baik untuk kesehatan tubuh. Berikut ini adalah manfaat mengkonsumsi buah jambu secara rutin.

  • Kandungan vitamin C jambu merah dapat memelihara sistem kekebalan tubuh, mencegah berbagai jenis infeksi dan penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Bahkan vitamin C yang tinggi dalam jambu merah juga berperan sebagai zat anti inflamasi sehingga baik untuk mencegah radang tulang.
  • Senyawa licopen, vitamin C, polifenol dan quersitin dalam jambu merah bisa bertindak sebagai penangkal radikal bebas dan mencegah pertumbuhan sel kanker. Beberapa jenis kanker yang bisa dicegah antara lain adalah kanker usus, paru-paru, prostat dan payudara.
  • Kandungan senyawa pengatur insulin dan serat sangat baik untuk mengatur kadar gula darah pada penderita diabetes.
  • Kandungan vitamin C, vitamin A , licopenm dan karoten dalam buah jambu merah sangat baik untuk memperbaiki kesehatan kulit, mencegah masalah penuaan dini dan mencegah pembentukan kerutan pada wajah.
  • Jambu biji banyak mengandung natrium dan kalium yang bermanfaat untuk mengatur tekanan darah, menurunkan kolesterol buruk dan bisa menjadi buah yang sehat untuk diet.
  1. Blackcurrant (200mg/68 gram)

Blackcurrant adalah buah yang banyak ditemukan dikawasan Asia Utara dan beberapa negara di eropa. Buah ini banyak dimanfaatkan sebagai jus maupun campuran minuman herbal. Bila Anda melihat blackcurrant maka buah ini mirip seperti anggur dengan warna hitam yang menyegarkan. Blackcurrant tidak hanya menyehatkan namun juga penuh nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Dalam setiap 68 gram blackcurrant juga ditemukan sekitar 2 gram protein dan 67 kalori. Konsumsi buah blackcurrant dalam bentuk minyak maupun konsumsi langsung memiliki dampak yang baik untuk kesehatan. berikut ini manfaat dari buah blackcurrant.

  • Kandungan flavonoid dan zat omega 3 membuat blackcurrant bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung, membantu menurunkan kadar kolesterol dan mengurangi resiko serangan jantung.
  • Buah blackcurrant memiliki antioksidan khusus yang sangat baik untuk menangkal radikal bebas dan mengurangi resiko kanker hati.
  • Vitamin C dalam blackcurrant sangat baik sebagai antioksidan yang berperan untuk mengatasi masalah penuaan dini dan melindungi kesehatan kulit tubuh.
  • Kandungan vitamin C dalam buah blackcurrant juga bermanfaat untuk mencegah penyakit, melindungi tubuh dari virus flu dan mencegah radang lambung. Bahkan vitamin C dari buah ini juga sangat baik untuk mendukung produksi sel darah merah dan perlindungan terhadap kesehatan mata.
  1. Buah Leci (132 mg/100 gram)

Buah leci biasanya banyak ditemukan dalam olahan sirup atau jus. Buah yang berasal dari China ini memiliki struktur rasa yang manis dan aroma yang sangat segar. Buah ini juga bisa dikonsumsi secara langsung tanpa diolah menjadi sirup. Buah leci sangat baik untuk kesehatan dan dalam 68 gram buah leci bisa ditemukan sekitar 120 kalori, 3 gram serat dan 2 gram protein. Leci menyimpan semua kebutuhan vitamin C untuk tubuh dan berperan untuk menjaga kesehatan. berikut ini manfaat mengkonsumsi leci secara teratur.

  • Leci mengandung polifenol yang menjadi antioksidan bagi tubuh sehingga sangat baik untuk menangkal radikal bebas, mencegah infeksi dan mendukung sistem keseimbangan cairan dalam tubuh.
  • Leci menjadi sumber antioksidan dalam tubuh sehingga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mencegah berbagai jenis penyakit karena infeksi virus seperti flu dan batuk, dan memenuhi asupan vitamin C harian.
  • Kandungan vitamin C, B Kompleks, dan flavonoid dalam buah leci dapat melindungi tubuh dari serangan kanker dan tumor.
  • Leci bisa bermanfaat untuk mencegah semua gejala penurunan fungsi kulit seperti efek penuaan dini pada wanita dan pria.
  1. Pepaya (85mg/100 gram)

Pepaya menjadi buah yang sangat khas di Indonesia. Banyak orang yang belum mengerti bahwa buah pepaya memiliki kandungan nutrisi yang sangat besar. Buah pepaya yang biasanya dijual dengan harga murah ini memang menjadi buah yang mudah ditemukan di mana saja. Dalam 100 gram buah pepaya mengandung sekitar 54 kalori, 3 gram serat dan 0.7 gram protein. Rasa buah pepaya yang manis tidak hanya akan membuat perut kenyang tapi juga sangat baik untuk menjaga kesehatan. Berikut ini manfaat makan buah pepaya setiap hari.

  • Pepaya memiliki kandungan serat dan enzim khusus yang bisa membantu menurunkan kadar kolesterol buruk, mencegah serangan jantung dan stroke.
  • Vitamin C dalam buah pepaya mampu mencegah semua jenis gejala penuaan dini. Kandungan antioksidan dalam buah pepaya juga sangat baik untuk memelihara kecantikan kulit.
  • Pepaya mengandung serat yang cukup tinggi sehingga bisa bermanfaat untuk mencegah sembelit, mengobati wasir dan membantu proses pencernaan dalam tubuh.
  • Pepaya memiliki kandungan zat yang bisa membantu proses penyembuhan infeksi pada bagian usus besar dan lambung.
  1. Stroberri (83 mg/ 100 gram)

Buah Stroberri bisa ditemukan dengan mudah. Buah ini akan tumbuh baik di daerah yang memiliki suhu dingin. Cara penanaman stroberri banyak dilakukan dengan media khusus sehingga sangat mudah untuk dipetik. Bentuk buah stroberri terlihat sangat cantik, dengan warna pink yang cerah dan struktur rasa manis saat masih segar. Anda bisa mengkonsumsi buah ini sebagai camilan atau jus. Dalam 100 gram buah stroberri bisa memiliki kandungan 43 kalori, 3 gram serat dan 0,8 gram protein. Berikut ini manfaat mengkonsumsi buah stroberri secara rutin.

  • Stroberri memiliki zat antosianin yang bisa membantu tubuh dalam melakukan proses metabolime, pembakaran lemak dan meningkatkan fungsi otak.
  • Kandungan vitamin C dalam buah stroberri bermanfaat untuk mencegah berbagai gejala peradangan, menurunkan resiko serangan jantung, mencegah radikal bebas dan menurunkan resiko kanker.
  • Kandungan potasium, magnesium dan vitamin K dalam stroberi berperan untuk membantu kesehatan tulang dan mencegah penyakit tulang.
  • Kandungan biotin dan antioksidan bisa menjaga kesehatan kulit, kuku dan rambut sehingga Anda selalu terlihat segar.
  1. Jeruk Bali (79 mg/ 100 gram)

Jeruk Bali memang hanya sebagai kiasan saja. Semua jeruk Bali yang dijual belum tentu memang berasal dari Bali. Jeruk ini mudah ditemukan pada musim-musim tertentu. Jeruk ini memiliki bentuk dan ukuran buah yang lebih besar dengan buah yang menyenangkan. Jika dibelah maka jeruk Bali bisa terlihat sangat menyegarkan dengan daging buah yang tebal dan rasa manis. Setiap 100 gram buah jeruk bali mengandung 75 kalori, 2 gram serat dan 1,24 protein. Berikut ini manfaat mengkonsumsi  buah jeruk bali.

  • Buah jeruk bali mengandung vitamin C yang tinggi, vitamin A dan juga B kompleks. Semua jenis vitamin ini sangat berperan untuk mendukung sistem kekebalan tubuh dan mencegah serangan infeksi penyakit.
  • Kandungan licopen, liminoid dan flavonoid berperan untuk mencegah kanker dan berbagai resiko penyakit degeneratif.
  • Rasa manis dan asam dalam buah jeruk bali memiliki efek yang sangat baik untuk menjaga kesehatan organ pencernaan dan berbagai penyakit yang disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh.
  • Kandungan pektin dan vitamin C bermanfaat untuk mencegah penumpukan plak pada arteri, memperkuat sistem pembuluh darah dan melindungi serangan jantung.
  • Kandungan bioflavonoid dalam buah jeruk bali sangat bermanfaat untuk mencegah penyakit kanker payudara.
  1. Nanas (77 mg/100 gram)

Buah nanas adalah buah dengan struktur bentuk yang menarik, rasa manis dan aroma yang sangat harum. Kita bisa menemukan nanas di sepanjang musim karena pertumbuhan buah nanas yang cepat. Nanas menjadi buah yang menyegarkan dan juga mengandung berbagai macam nutrisi. Dalam 100 gram buah nanas bisa memiliki kandungan sekitar 3 gram serat, 80 kalori dan 0,7 gram protein. Anda bisa makan buah nanas segar maupun jus buah nanas. Berikut ini adalah manfaat buah nanas untuk kesehatan.

  • Kandungan beta karoten dalam buah nanas sangat baik untuk mengurangi rasa sakit pada penderita asma.
  • Kandungan kalium yangcukup tinggi dalam buah nanas bisa membantu menurunkan tekanan darah dan menurunkan resiko penyakit jantung.
  • Vitamin C dalam buah nanas berperan untuk mencegah semua serangan radikal bebas, mengurangi resiko kanker dan menjaga sistem kekebalan tubuh.
  • Kandungan vitamin C tembaga, seng dan folat yang ditemukan dalam nanas bisa menjaga sistem reproduksi dan meningkatkan potensi terjadinya kehamilan.
  • Nanas mengandung bromelain yang bisa mencegah memar pada kulit, mempercepat proses penyembuhan luka dan mengurangi rasa sakit karena cedera. Jadi nanas sangat baik untuk mengatasi cedera karena olahraga, keseleo dan juga berbagai cedera otot.
  1. Markisa (72 mg/100 gram)

Markisa menjadi buah dengan bentuk yang sangat menarik. Pohon markisa dapat tumbuh merambat dan memiliki buah yang sangat banyak. Selain itu pohon markisa dapat tumbuh dengan mudah dan tidak memerlukan perawatan yang rumit. Dalam 100 gram buah markisa mengandung sekitar 24 serat, 200 kalori dan 5,2 gram protein. Markisa dapat dikonsumsi dalam bentuk jus atau sirup yang menyegarkan. Berikut ini manfaat mengkonsumsi buah markisa.

  • Kandungan vitamin C, criptoxantin dan beta karoten dalam buah markisa sangat baik untuk menjaga sistem kekebalan tubuh, menangkal radikal bebas, mencegah kanker dan menurunkan resiko penyakit jantung.
  • Markisa mengandung flavonoid, fenolik dan vitamin A yang sangat baik untuk mendukung kesehatan mata dan mencegah penyakit kanker paru-paru.
  • Markisa juga sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit dan mencegah masalah penuaan dini.
  1. Jeruk (69 mg/100 gram)

Jeruk menjadi buah yang sangat menyegarkan. Buah jeruk bisa ditemukan dengan mudah. Di Indonesia ada berbagai jenis jeruk yang disebut sesuai dengan jenis dan asal tumbuhnya. Namun pada dasarnya buah jeruk sama dan memiliki kandungan vitamin dan nutrisi yang sangat besar. Buah jeruk mengandung  sekitar 3 gram serat, 1,25 gram protein dan 60 kalori. Kandungan ini sangat baik untuk metabolisme tubuh. Berikut ini manfaat mengkonsumsi jeruk untuk kesehatan tubuh.

  • Jeruk banyak mengandung limonoid yang bisa mencegah radikal bebas dan mengurangi resiko penyakit kanker.
  • Senyawa vitamin A dan C dalam buah jeruk bisa mencegah penyakit gangguan ginjal, mencegah kanker hati dan menurunkan kolesterol.
  • Kandungan kalium dalam buah jeruk sangat baik untuk menjaga fungsi jantung dan mencegah gangguan penyakit detak jantung.
  1. Kiwi (62 mg/ 100 gram)

Kiwi adalah salah satu jenis buah impor yang banyak tumbuh di kawasan negara Amerika Serikat. Kiwi memiliki rasa manis, asam dan menyegarkan. Selain itu permukaan kiwi yang kasar dan berbulu juga membuat buah ini terlihat sangat menarik. Buah kiwi tidak hanya menyegarkan namun juga sangat kaya dengan sumber nutrisi dan vitamin. Bahkan dalam 100 gram buah kiwi bisa ditemukan sekitar 2 gram serat, 40 kalori dan 0,51 gram protein. Manfaat kiwi untuk kesehatan antara lain adalah:

  • Kiwi yang masih segar mengandung aktinidain yaitu sebuah enzim yang bisa menjaga proses pencernaan dalam tubuh.
  • Kiwi memiliki kandungan kalium yang sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung dan membantu pengaturan tekanan darah.
  • Kiwi memiliki kandungan vitamin C yang cukup tinggi dan sangat baik melindungi tubuh dari serangan radikal bebas, mencegah kanker, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu perlindungan DNA.
  1. Sukun (62 mg/ 100 gram)

Sukun adalah jenis buah yang memiliki bentuk bulat besar. Pohon dan bentuk buah sukun memang mirip seperti tanaman sayur kluwih. Anda bisa mengkonsumsi buah sukun dengan cara dikukus atau digoreng. Buah ini memiliki tekstus rasa yang manis dan mengenyangkan. Dalam 100 gram buah sukun ditemukan sekitar 10 gram serat, 200 kalori dan 2,25 protein. Makan buah sukun tidak hanya menyegarkan, namun juga sangat bermanfaat untuk kesehatan. berikut ini manfaat buah sukun untuk kesehatan.

  • Sukun menganding kalium yang sangat tinggi sehingga baik untuk memelihara detak jantung, mencegah penyakit jantung dan stroke.
  • Kandungan serat yang tinggi dalam sukun sangat baik untuk membantu kesehatan pencernaan, menurunkan kolesterol buruk dan membersihkan organ usus besar.
  • Sukun juga mengandung vitamin C yang tinggi dan beberapa zat antioksidan sehingga sangat baik untuk mencegah serangan radikal bebas, mencegah infeksi karena kuman atau virus dan menjaga sistem kekebalan tubuh.
  • Serat dalam buah sukun juga sangat baik untuk membantu suplai karbohidrat pada penderita diabetes sehingga bisa menurunkan kadar gula dalam darah.
  1. Mangga (58.2 mg / 100 gram)

Mangga menjadi buah favorit karena memiliki rasa yang manis dan menyegarkan. Biasanya buah ini banyak dipanen saat musim kemarau. Di Indonesia ada berbagai jenis mangga yang dikenal dan setiap mangga selalu memiliki ciri khas pada bentuk, warna dan rasa. Namun semua mangga memiliki kandungan nutrisi yang sama. Dalam 100 gram buah mangga ditemukan sekitar 3 gram serat, 140 kalori dan 1,2 protein. Mangga terbukti juga memiliki manfaat yang sangat besar untuk kesehatan. berikut ini beberapa manfaat mangga.

  • Mangga memiliki senyawa antioksidan (isoquersitrin, fisetin, asam galat dan quercetin) yang sangat baik untuk menunjang sistem kekebalan tubuh, melawan radikal bebas dan mencegah berbagai jenis kanker.
  • Kandungan vitamin C dalam buah mangga bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol buruk, meningkatan kesehatan tubuh, mencegah infeksi dan menjaga kesehatan kulit.
  • Vitamin A yang terdapat dalam buah mangga sangat baik untuk menjaga kesehatan mata dan mengurangi potensi penyakit mata seperti rabun senja.
  • Mangga memiliki berbagai jenis kandungan asam malat, asam tatrat dan asam sitrat yang berfungsi untuk menjaga asupan elektrolit dalam tubuh sehingga sangat baik untuk menunjang kesehatan jantung.
  1. Belimbing (46 mg/100gram)

Belimbing memiliki bentuk yang sangat unik dengan lima garis yang menyerupai bentuk bintang. Belimbing adalah buah asli dari negara tropis. Di Indonesia buah belimbung hijau dan kuning banyak dijumpai sebagai buah sehari-hari. Buah ini memiliki rasa manis, asam dan menyegarkan serta memiliki banyak kandungan air di dalamnya. Dalam 100 gram buah belimbing bisa memiliki 4 gram serat, 2,1 protein dan 40 kalori. Buah belimbing bisa dikonsumsi secara langsung maupun menjadi jus. Berikut ini manfaat mengkonsumsi buah belimbing secara rutin.

  • Belimbing bisa bermanfaat untuk mencegah berbagai macam penyakit infeksi seperti infeksi virus pada flu dan demam atau batuk. Belimbing memiliki bahan khusus yang bisa mencegah perkembangan bakteri buruk dalam tubuh.
  • Belimbing memiliki berbagai jenis kandungan vitamin seperti vitamin B, vitamin C dan vitamin A. Semua vitamin ini berperan untuk membantu sistem metabolisme tubuh. Selain itu dalam belimbing juga ditemukan tiamin, niasin dan riboflavin yang bisa mengurangi resiko penyakit jantung dan stroke.
  • Belimbing mengandung jumlah air yang sangat tinggi dan juga kandungan serat yang baik sehingga bisa membantu menurunkan berat badan, menurunkan tekanan darah dan kolesterol.
  1. Lemon (45 mg/ 1 lemon ukuran sedang)

Lemon termasuk dalam kelas tanaman buah jeruk. Lemon memiliki bentuk lonjong, besar dan warna yang sangat cerah. Lemon sangat terkenal sebagai bahan tambahan masakan atau diolah menjadi air perasan dan campuran jus. Dalam sebuah lemon berukuran sedang dapat ditemukan sekitar 2,5 gram serat, 25 kalori dan 0,1 protein. Lemon sering dijadikan bahan tradisional untuk mengatasi beberapa macam penyakit. Dibawah ini adalah beberapa macam manfaat lemon untuk kesehatan.

  • Lemon bisa bermanfaat untuk mengatasi masalah gangguan pencernaan dan mencegah sembelit.
  • Dalam lemon terdapat agen koagulan dan antiseptic yang bisa membantu mengatasi pendarahan misalnya jika sedang mimisan.
  • Lemon yang diolah menjadi jus sangat baik untuk mengatasi berbagai macam gangguan pernafasan dan memberikan efek tenang. Bahkan kandungan vitamin C dalam lemon bisa mencegah resiko kambuhnya asma.
  1. Melon (26,3 mg / 1 potong kecil lemon)

Melon merupakan buah yang banyak ditemukan di negara tropis seperti Indonesia. melon memiliki struktur daging buah yang lembut, lunak dan rasa yang manis. Bahkan buah melon juga banyak mengandung air yang sangat menyegarkan. Dalam satu potong melon berukuran kecil bisa ditemukan sekitar 0,7 gram serat, 0,1 gram protein dan 25 kalori. Berikut ini manfaat mengkonsumsi melon untuk kesehatan tubuh.

  • Melon mengandung kalori yang cukup rendah, nutrisi vitamin dan mineral yang lengkap. Hal ini membuat melon sangat baik untuk mendukung program diet Anda.
  • Melon mengandung vitamin A yang sangat tinggi dan baik untuk menjaga kesehatan mata, melindungi mata dari beberapa gangguan penyakit lendir mata dan memberikan perlindungan untuk paru-paru.
  • Kandungan vitamin C dalam melon sangat baik untuk mencegah berbagai macam gangguan radikal bebas, mendukung sistem kekebalan tubuh dan mencegah berbagai macam penyakit yang disebabkan karena infeksi.
  • Kalium dalam melon berfungsi untuk menjaga kesehatan jantung, mencegah serangan jantung dan stroke.
  1. Alpukat (21 mg/ 1 alpukat kecil)

Alpukat adalah buah dengan struktur daging yang sangat lembut dan rasa yang lunak. Alpukat paling banyak dikonsumsi menjadi olahan jus dengan campuran susu dan es. Rasa alpukat sangat menyegarkan, manis dan sangat lezat. Alpukat juga memiliki manfaat yang sangat baik untuk kesehatan. Dalam satu buah alpukat berukuran kecil ditemukan sekitar 14 gram serat, 300 kalori dan 4 gram protein. Berikut ini adalah manfaat alpukat untuk kesehatan tubuh.

  • Alpukat sangat baik untuk mencegah penyakit jantung karena memiliki kandungan asam olet tak jenuh yang bekerja untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah dan melindungi kerusakan jantung.
  • Kandungan pitosteron dan vitamin E yang ditemukan dalam alpukat sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan tubuh.
  • Vitamin C dalam alpukat sangat baik untuk mengendalikan berbagai macam gejala penuaan dini pada kulit seperti kerutan, bintik hitam dan semua masalah kulit karena paparan sinar matahari.
  1. Jeruk Nipis (18,7 mg/ 1 jeruk nipis kecil)

Jeruk nipis adalah salah satu jenis jeruk yang paling banyak digunakan sebagai campuran bumbu masakan atau sebagai aroma makanan. Jeruk ini memiliki bentuk yang kecil, rasa asam yang kuat dan aroma jeruk yang sangat khas. Dalam satu buah jeruk nipis berukuran kecil bisa memiliki kandungan serat hingga 2 gram, 17 kalori dan 0,3 gram protein. Manfaat buah jeruk nipis untuk kesehatan antara lain adalah:

  • Kandungan vitamin C dalam jeruk nipis berkhasiat untuk mengobati penyakit kulit yang disebabkan karena kekurangan vitamin C.
  • Jeruk nipis juga sangat bermanfaat untuk merawat kulit dengan membuat jeruk nipis menjadi campuran jus. Kandungan antioksidan dalam jeruk nipis sangat baik sebagai pencegah infeksi dan menyerang radikal bebas dalam tubuh.
  • Kandungan vitamin C dan flavonoid dalam jeruk nipis sangat baik untuk menyembuhkan luka pada lambung dan mencegah infeksi dalam tubuh.
  1. Anggur Hijau (15 mg / 100 gram)

Anggur hijau memang terlihat sangat menyegarkan. Anggur ini memiliki tekstur buah yang agak renyah dan sedikit asam. Meskipun anggur hijau tidak sepopuler anggur merah namun khasiat buah ini juga sangat besar untuk kesehatan. Dalam sekitar 100 gram anggur hijau ditemukan 2, 1 gram serat, 100 kalori dan 1,02 gram protein. Berikut ini adalah manfaat anggur hijau untuk kesehatan tubuh.

  • Kandungan resveratrol dalam buah anggur hijau sangat bermanfaat untuk mengurangi berat badan dan bisa menghancurkan lemak dalam tubuh dengan waktu yang lebih cepat.
  • Resveratrol dalam anggur juga berpotensi untuk menjaga kesehatan jantung dengan cara melebarkan pembuluh darah, menjaga aliran darah, menurunkan tekanan darah dan menurunkan kolesterol.
  • Vitamin C dalam anggur hijau sangat bermanfaat untuk mencegah infeksi tubuh, bahkan vitamin C bekerjasama dengan zat antioksidan bisa mencegah pertumbuhan sel kanker.
  1. Tomat (14,5 mg/ 50 gram)

Tomat adalah salah satu jenis buah yang bisa dimakan secara langsung maupun dalam bentuk jus. Tomat juga sangat baik dijadikan bumbu masakan dan juga saus. Tomat memiliki struktur buah yang lunak dan berair pada bagian dalamnya. Dalam satu buah tomat berukuran kecil terdapat sekitar 2 gram serat, 21 kalori dan 1,02 protein. Selain itu tomat juga mengandung sumber nutrisi berupa mineral dan zat penting lainnya. Manfaat tomat untuk kesehatan seperti berikut ini.

  • Tomat menyediakan vitamin C dalam jumlah yang sangat besar dan mampu memenuhi kebutuhan harian sehingga bisa bermanfaat untuk menjaga sistem kekebalan tubuh dan kesehatan tubuh secara penuh.
  • Tomat menjadi sumber zat besi, vitamin A, dan vitamin K yang dapat bermanfaat untuk menjaga sistem pembekuan darah, membantu peredaran darah dalam tubuh dan menjaga kesehatan darah.
  • Tomat menganung licopen yang sangat bermanfaat untuk melindungi otot jantung, menjaga kadar kolesterol dalam darah dan membakar semua lemak yang ada dalam tubuh.
  • Kandungan serat dalam tomat mampu membantu sistem pencernaan, mencegah sakit perut dan bisa membuang racun dalam tubuh.
  1. Pir (9,4 mg / 50 gram)

Pir adalah salah satu jenis buah khas China dan termasuk buah impor di Indonesia. Buah ini memiliki rasa manis dan sangat renyah. Pir banyak mengandung air sehingga sangat menyegarkan. Ada beberapa jenis pir yang bisa kita temukan. Namun semua pir memiliki kandungan zat yang sama, seperti dalam 50 gram pir yang mengandung 10, 1 gram, 1,4 gram protein dan 112 kalori. Pir dapat dikonsumsi kapan saja dan menjadi buah yang sangat segar. Selain itu makan buah pir juga memiliki manfaat yang sangat besar untuk kesehatan. Dibawah ini adalah beberapa manfaat buah pir.

  • Kandungan buah pir berupa vitamin C, vitamin K, dan tembaga yang bisa mencegah radikal bebas, mencegah infeksi dan berbagai jenis penyakit yang disebabkan karena peradangan organ.
  • Kandungan serat dalam buah pir mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah, mengurangi resiko stroke dan jantung, serta menjaga sistem imun tubuh.
  • Pir menjadi buah yang sangat aman untuk tubuh karena tidak mengandung zat hipoalergi sehingga sangat aman dikonsumsi oleh anak-anak maupun orang lanjut usia.
  • Serat dalam buah pir memiliki kemampuan untuk mengikat karbohidrat dalam waktu yang lebih singkat sehingga sangat baik untuk menurunkan kolesterol, mencegah kenaikan gula darah dan mencegah diabetes.
  1. Pisang (9,3 mg / 1 buah pisang sedang)

Apakah Anda suka makan buah pisang? Banyak orang yang menganggap remeh buah pisang karena dianggap sebagai buah yang ringan dan kurang menyenangkan. Buah pisang banyak tumbuh di Indonesia dan ada beberapa varietas pisang yang bisa kita temukan. Pisang bisa diolah menjadi makanan tertentu sesuai dengan jenis pisang, namun ada juga pisang yang bisa langsung dikonsumsi sebagai buah. Buah pisang memiliki rasa yang manis dan struktur buah yang lunak. Dalam satu buah pisang berukuran sedang bisa memiliki sekitar 4,1 gram serat, 100 kalori dan 1,45 protein. Manfaat buah pisang untuk kesehatan antara lain adalah:

  • Asupan kalium dalam buah pisang bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung, menjaga sistem tekanan darah agar stabil, menjaga kesehatan jantung, mengurangi resiko stroke, menjaga kesehatan ginjal, dan mencegah peradangan pada tulang.
  • Pisang memiliki jumlah serat yang tinggi sehingga baik untuk menjaga sistem pencernaan, membantu proses metabolisme dalam tubuh dan mencegah sembelit.
  • Vitamin C, magnesium dan mangan dalam buah pisang bisa menurunkan resiko penyakit lambung, serangan radikal bebas dan melindungi tubuh terhadap infeksi bakteri maupun virus.

Kategori Sayuran

  1. Kubis (92,6 mg/ 100 gram)

Kubis merupakan salah satu kelompok sayuran yang sering kita pakai untuk membuat sup dan jenis sayuran lain. Kubis putih memiliki struktur serat yang jelas dan renyah. Kubis bisa dijadikan olahan makanan maupun sebagai lalapan. Sayuran ini banyak tumbuh di daerah yang memiliki suhu rendah. Kubis memiliki nutrisi yang sangat tinggi dan baik untuk tubuh. Mengkonsumsi kubis setiap hari bisa mencukupi kebutuhan serat sekitar 5 gram,  50 kalori dan 3,76 gram protein. Meskipun banyak orang yang tidak menyukai kubis karena rasanya yang sedikit khas, namun kubis bisa membantu menjaga kesehatan tubuh. Berikut ini manfaat mengkonsumsi kubis secara rutin.

  • Kubis memiliki kandungan vitamin esensial seperti vitamin C, vitamin B, zat antioksidan dan berbagai macam nutrisi yang bisa melindungi tubuh dari berbagai gangguan penyakit seperti gangguan sakit mata, masalah pertumbuhan dan juga kesehatan tubuh.
  • Kandungan vitamin K dalam kubis membantu tubuh untuk mengatur sistem pembekuan darah, mengurangi resiko pembengkakan dan gangguan pendarahan tubuh.
  • Kandungan glukosinolates dalam kubis bermanfaat untuk mencegah pertumbuhan sel kanker.
  1. Paprika Hijau (56,5 mg/ 50 gram)

Paprika hijau memang tidak seterkenal paprika merah. Paprika hijau hanya disukai oleh beberapa orang sebagai campuran salad atau bumbu masakan. Namun ternyata paprika hijau memiliki kandungan nutrisi yang sangat penting untuk mendukung kesehatan tubuh. Dalam 50 gram paprika hijau ditemukan sekitar 1,6 gram serat, 13 kalori dan 0,52 protein. Kandungan semua nutrisi ini bisa membantu kebutuhan asupan tubuh setiap hari. Berikut ini manfaat paprika hijau untuk kesehatan.

  • Serat yang ditemukan dalam paprika hijau bermanfaat untuk mencegah gangguan pencernaan, mengatasi penyakit jantung, mengurangi resiko kanker dan mencegah diabetes. Bahkan serat dari paprika juga bisa mengurangi gejala sembelit dan untuk menurunkan berat badan.
  • Kandungan vitamin C dan vitamin E dalam paprika hijau bermanfaat untuk mencegah semua penyakit yang berhubungan dengan infeksi gigi, kerusakan pembuluh darah dan memelihara sistem kekebalan tubuh.
  • Paprika hijau memiliki kandungan senyawa antioksidan yang cukup tinggi sehingga bisa membantu mengurangi gejala kanker dan penyakit degeneratif.
  1. Kale (53 mg/ 50 gram)

Kale atau kailan adalah jenis sayur yang termasuk dalam kelas kubis-kubisan. Kale memiliki warna hijau daun yang sangat khas dan daun bergelombang. Biasanya kale dimasak menjadi olahan masakan China dengan bumbu garam. meskipun kale terlihat seperti sawi atau sayuran hijau lain, namun kale mengandung serat hingga 3 gram. Bahkan kale juga memiliki nilai protein sebesar 2,57 gram dan 39 kalori. Manfaat kale untuk kesehatan antara lain adalah:

  • Kandungan asam folat, serat dan magnesium dalam kale bermanfaat untuk menurunkan berat badan, meningkatkan proses pembakaran lemak dan membantu untuk diet.
  • Kandungan zat besi dalam kale bisa membantu tubuh dalam pembentukan darah merah, mendukung pertumbuhan sel dan fungsi hati.
  • Vitamin C yang ditemukan dalam kale bermanfaat untuk mendukung sistem kekebalan tubuh, mencegah kanker dan dehidrasi.
  • Vitamin K dalam kale juga bermanfaat untuk mendukung pertumbuhan tulang dan mengurangi resiko Alzheimer.
  1. Brokoli (49 mg / 100 gram)

Brokoli merupakan salah satu jenis sayuran hijau yang masuk dalam kelas tanaman kubis. Brokoli memiliki bentuk seperti kembang kol namun berwarna hijau padat. Bagian yang bisa dimanfaatkan dari brokoli adalah pada daging buahnya yang memiliki rasa renyah dan lezat. Sayuran ini sering dimasak sebagai sup, bubur atau masakan lain. Dalam 100 gram brokoli ditemukan sekitar 3 gram serat, 23 kalori dan 1,76 gram protein. Berikut ini beberapa brokoli untuk kesehatan tubuh.

  • Kandungan glukoraphanin dan karbinol menjadi salah satu agen anti kanker yang paling kuat dari brokoli. Brokoli bisa menjadi asupan makanan yang bisa mencegah pertumbuhan sel kanker.
  • Serat dalam brokoli sangat baik untuk mencegah masalah sembelit, menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh dan menurunkan berat badan.
  • Brokoli menganding kaemferol yang bermanfaat untuk mencegah peradangan dan alergi pada tubuh.
  • Vitamin C dalam brokoli sangat baik untuk mencegah kanker dan sebagai agen antioksidan dalam tubuh.
  1. Bok Choy (42 mg / 100 gram)

Bok Choy juga termasuk dalam golongan tanaman kubis-kubisan. Tanaman ini mirip seperti sawi hijau namun memiliki batang pendek dan lebar. Anda bisa memanfaatkan bagian daun dan batang sebagai sayuran segar atau sayuran olahan. Sayuran ini paling banyak dimasak sebagai hidangan masakan China. Dalam 100 gram sayuran bok choy ditemukan serat sekitar 1,9 gram, 21 kalori dan 2, 78 protein. Manfaat mengkonsumsi bok choy untuk kesehatan antara lain adalah:

  • Kandungan vitamin C dan vitamin A bermanfaat untuk menjaga kesehatan, menjadi salah satu kekuatan untuk melawan radikal bebas, mendukung kesehatan mata dan membantu proses metabolisme.
  • Kandungan magnesium, vitamin K dan fosfor dalam bok choy sangat baik untuk mendukung kesehatan dan kepadatan tulang.
  • Bok choy mengandung folat sehingga bisa mencegah homosistein darah dan mengatur kesehatan jantung.
  1. Kembang Kol (26 mg/ 100 gram)

Kembang kol merupakan sayuran seperti brokoli namun memiliki struktur yang lebih padat dengan warna putih kekuningan. Sayuran ini memiliki rasa yang manis dan renyah. Kembang kol banyak bisa diolah menjadi berbagai jenis macam masakan. Selain rasanya yang lezat dan renyah, maka brokoli juga mengandung 2 gram serat, 12 kalori dan 1,23 gram protein. Manfaat kembang kol untuk kesehatan antara lain adalah:

  • Kembang kol mengandung berbagai macam jenis vitamin B, vitamin K, dan asam lemak omega 3 sehingga sangat baik untuk mendukung kesehatan tubuh, mencegah kanker dan membentuk tulang yang kuat dan padat.
  • Kandungan antioksidan dalam kembang kol juga berperan untuk melawan radikal bebas, menurunkan resiko kanker dan mencegah berbagai macam penyakit degeneratif.
  • Vitamin C dalam kembang kol sangat baik untuk mendukung kesehatan tubuh, mempertahankan kekebalan tubuh dan melawan serangan bakteri dan kuman penyebab infeksi.
  1. Labu (23 mg / 100 gram)

Labu kuning merupakan salah satu tanaman yang tumbuh secara merambat. Labu kuning banyak disukai oleh orang tua karena memiliki rasa yang lembut, mengenyangkan dan bisa diolah menjadi berbagai macam olahan. Dalam 100 gram labu kuning ditemuka kandung serat hingga 2,1 gram, 23 kalori dan 1,23 gram protein. Labu juga bermanfaat untuk kesehatan, seperti:

  • Labu memiliki jumlah kandungan kalori yang rendah sehingga bisa menjadi pengganti karbohidrat, untuk menurunkan berat badan dan pengganti asupan karbohidrat.
  • Labu kuning banyak mengandung vitamin C, magnesium, folat, serat dan fosfor sehingga sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh.
  • Kandungan vitamin C dalam buah labu kuning juga berperan untuk melawan radikal bebas, mencegah kanker dan mengurangi resiko efek penuaan dini.
  • Kandungan magnesium dalam buah labu kuning juga sangat baik untuk mencegah darah tinggi, membantu mengatur tekanan darah, menjaga kesehatan jantung, mencegah serangan jantung dan stroke.
  1. Ubi Jalar (21,3 mg / 100 gram)

Ubi jalar merupakan salah satu jenis makanan yang memiliki rasa manis dan sangat lembut. Aroma beberapa jenis ubi jalar sangat khas. Ubi jalar banyak ditemukan di Indonesia dan ditanam berdasarkan daerah asal. Ubi jalar yang masih segar bisa menjadi makanan pengganti karbohidrat. Setiap 100 gram ubi jalar ditemukan sekitar 100 kalori, 3,7 serat dan 2,17 protein. Manfaat ubi jalar untuk kesehatan antara lain adalah:

  • Ubi jalar mengandung vitamin B6 yang sangat baik untuk menjaga sistem kesehatan jantung, mencegah penimbunan plak pada arteri dan mencegah serangan jantung serta stroke.
  • Ubi jalar bisa menjadi makanan yang mampu mengkontrol tekanan darah, menjaga asupan gula pada darah, dan mencegah munculnya penyakit diabetes.
  • Ubi jalar mengandung vitamin C dan vitamin A yang sangat baik untuk mencegah berbagai macam penyakit peradangan dan menjaga sistem kekebalan tubuh.
  1. Lobak (22,1 mg/ 100 gram)

Lobak merupakan sayuran yang memiliki bentuk seperti mentimun. Lobak terlihat sangat menyegarkan dengan daging buah putih dan kaya dengan berbagai macam sumber nutrisi dan mineral. Dalam 100 gram lobak ditemukan sekitar 2,6 gram serat, 23 kalori dan 0,78 protein. Lobak tidak hanya bermanfaat sebagai sayura saja, namun juga memiliki manfaat yang besar untuk kesehatan seperti:

  • Lobak mengandung zat antioksidan yang bisa mencegah kanker dan membantu tubuh melepaskan semua racun pada hati.
  • Vitamin C dalam lobak membantu tubuh untuk mendapatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah berbagai penyakit karena gangguan inflamasi.
  • Vitamin C dalam lobak juga sangat baik untuk mencegah berbagai macam penyakit yang disebabkan karena gangguan tulang dan sistem kepadatan tulang.
  • Lobak juga berperan untuk mengatasi masalah penimbunan lemak dalam tubuh dan mengurangi kolesterol buruk.
  1. Kentang (15, 2 / 100 gram)

Kentang menjadi sayuran yang paling sering diolah dengan berbagai macam masakan. Di Indonesia  konsumsi kentang memang masih sangat terbatas, sementara di luar negeri kentang banyak dijadikan sumber karbohidrat. Kentang mengandung sekitar 3,2 gram serat, 178 kalori dan 4,2 gram protein. Kentang bisa diolah menjadi berbagai macam masakan dan sangat baik untuk menggantikan nasi. Berikut ini manfaat kentang untuk kesehatan tubuh.

  • Kandungn fitonutrisi dalam kentang membuat kentang bisa meningkatkan kondisi kesehatan terutama untuk penderita diabetes.
  • Vitamin C dalam kentang bermanfaat sebagai zat antioksidan yang sangat baik untuk mencegah kerusakan sel tubuh, membantu sistem pencernaan dan mengurangi berbagai macam kanker.
  • Kentang mengandung zat kalium yang cukup tinggi sehingga sangat baik untuk mencegah berbagai macam gangguan jantung, mengendalikan detak jantung dan menjaga kesehatan pembuluh darah.
  1. Rumput Laut (12,3 mg / 100 gram)

Rumput laut merupakan salah satu jenis tanaman rumput yang hidup di laut. Rumpur laut banyak mengandung nutrisi yang sangat penting untuk tubuh. Rumput laut bisa diolah menjadi berbagai macam masakan, kue dan campuran es. Struktur rumput laut memiliki rasa yang renyah, tawar dan menyegarkan. Dalam 100 gram rumput laut mengandung sekitar 4,4 gram serat, 300 kalori dan 65 gram protein. Manfaat rumput laut untuk kesehatan antara lain adalah:

  • Vitamin K dalam rumput laut sangat bermanfaat untuk mendukung sistem pembekuan darah, membantu menyembuhkan luka dan mengatasi pembengkakan.
  • Kandungan kalsium dalam rumput laut sangat baik untuk mendukung fungsi pertumbuhan tulang dan otot, mencegah dehidrasi dan mendukung sistem syaraf.
  • Vitamin C yang ditemukan dalam rumput laut sangat bermanfaat untuk mencegah infeksi dan menjadi antioksidan pencegah kanker.
  1. Edamame (9,2 mg)

Edamame merupakan salah satu tanaman yang bermasuk dalam biji-bijian. Edamame merupakan nama lain dari kedelai Jepang. Di Indonesia, edamame menjadi sayuran impor dan biasanya diolah menjadi edamame rebus. Edamame  memiliki rasa yang gurih dan padat. Dalam 100 gram edamame banyak mengandung serat sekitar  5 gram, 100 kalori dan 10 gram protein. Manfaat edamame untuk kesehatan antara lain adalah:

  • Edamame memiliki kandungan protein yang tinggi sehingga sangat baik untuk mendukung sistem kesehatan tubuh dan mencukupi kebutuhan asupan asam amino yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh.
  • Edamame mengandung asam lemak omega 3 yang bermanfaat untuk mencegah penyakit jantung dan menjaga kesehatan jantung.
  • Tembaga dan vitamin C dalam edamame sangat bermanfaat untuk mendukung sistem kekebalan tubuh dan menangkal radikal bebas penyebab kanker.
  1. Talas (3,4 mg/ 100 gram)

Talas menjadi makanan yang banyak disukai oleh semua orang. Talas bisa diolah menjadi makanan rebus dan tambahan garam. struktur talas memiliki rasa yang padat, mengenyang dan gurih. Beberapa jenis talas yang sangat terkenal adalah seperti talas bogor. Dalam 100 gram talas mengandung sekitar 4,4 gram serat, 100 kalori dan 2,23 protein. Manfaat mengkonsumsi talas untuk kesehatan adalah sebagai berikut:

  • Kandungan serat dalam talas bermanfaat untuk membantu sistem pencernaan, mengurangi produksi gas lambung, mengatasi sembelit dan mengurangi berbagai macam jenis kanker.
  • Talas bisa menjadi makanan pengganti untuk penderita diabetes karena serat dalam talas bisa membantu mengatur kadar gula dalam darah.
  • Kandungan vitamin C dalam talas bisa bermanfaat untuk mencegah sel kanker, mendukung sistem kekebalan tubuh dan memelihara kesehatan jantung.

Semua sumber makanan yang mengandung vitamin C tinggi bisa kita temukan dari alam. Peran vitamin C untuk menjaga kesehatan tubuh memang sangat besar.  Bahkan jika tubuh mengalami kekurangan vitamin C maka bisa menyebabkan penyakit yang bisa menggangu sistem kekebalan tubuh. Jadi, mari kita menjaga asupan vitamin C dengan mengkonsumsi berbagai sumber vitamin C dari makanan.

bayi lucu

Post Date: Saturday 01st, August 2015 / 12:25 Oleh :
Kategori : Internal
qualit
ANNOUNCEMENT
Penulis yang "Konsisten" tidak memberikan nilai tambah dan memperbaiki / menjaga struktur tulisan akan di terminate (evaluasi setiap bulan). Hal ini agar tidak mengganggu editor yang terlalu lama memodifikasi artikelnya.
Lanjut Baca : Ketentuan Terminate